Berita, Event, Kerjasama

Peresmian Ketua Umum dan Pengurus Pusat Asprodi DKV Indonesia Periode 2019-2024

Pada masa kini, teknologi digital semakin berkembang dan memicu peningkatan kebutuhan pengetahuan di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV). Oleh karena itu, dibutuhkan adanya pendidikan mutu pendidikan ilmu desain komunikasi visual yang menjawab kebutuhan industri DKV. BEKRAF pada tahun 2018 mendapatkan data perkembangan ekonomi kreatif yaitu sebesar 8,14%. Hal ini menjadi isu penting yang dikemukakan dalam acara pelantikan Ketua Umum dan Pengurus Pusat Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) di Institut Teknologi Bandung pada tanggal 6 Desember 2019.

Pada kesempatan ini, Dr. Hari Sungkari selaku Deputi Infrastruktur BEKRAF memberikan paparannya dan menyebutkan bahwa hampir semua keilmuan DKV merupakan potensi kemampuan untuk mewujudkan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan (atau) teknologi.

DKV UMN juga melibatkan diri sebagai bagian dari Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual (Asprodi DKV) dengan terpilihnya Bapak Mohammad Rizaldi, S.T., M.Ds. menjadi Wakil Ketua Umum. Dr. Intan R. Mutiaz, M.Ds. selaku Ketua Umum Asprodi DKV akan dibantu pengurus tingkat nasional yaitu:

– Wakil Ketua Umum Bapak Mohammad Rizaldi, ST, M.Ds., dari DKV Universitas Multimedia Nusantara

– Sekretaris Umum Ibu Shierly Everlin, S.Ds, M.Sn, dari DKV Universitas Bunda Mulia,

– Bendahara Umum Ibu Dr. Lala Palupi Santyaputri, S.Sn., M.Si, dari DKV Universitas Pelita Harapan,

– Ketua Bidang I – Pengembangan Perguruan Tinggi, Bapak Banung Grahita, M.Ds, Ph.D., dari DKV Institut Teknologi Bandung,

– Ketua Bidang II – Pengembangan Kerjasama, Ibu Dr. Ariani Kusumo Wardhani, M.Ds., CS, dari DKV Universitas Mercu Buana,

– Ketua Bidang III – Pengembangan SDM, Bapak Dr. Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds., dari DKV Universitas Indraprasta PGRI,

– Ketua Bidang IV – Pengembangan Organisasi, Ibu Virginia Setiadi, S.Sn, M.Ds., dari DKV Universitas Trisakti,

– Koordinator Wilayah, Ibu Dr. Elda Franzia, S.Sn, M.Ds., dari DKV Universitas Trisakti.

 

Acara ini dihadiri oleh 60 perwakilan Program Studi DKV dari seluruh Indonesia, yang nantinya akan terbagi ke dalam 6 wilayah Asprodi DKV Indonesia. Dalam program 5 tahun mendatang, Asprodi DKV ini akan merencanakan berbagai program di antaranya memformulasikan kembali platform Pendidikan DKV Indonesia, memetakan potensi dan keunikan prodi DKV, membangun jaringan antar anggota dan pentahelix, pengembangan penelitian berbasis kebutuhan industri DKV, dan program-program lainnya, termasuk merencanakan Musyawarah Nasional Asprodi DKV pada tahun 2020.

Asprodi DKV diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah melalui berbagai pihak termasuk Outcome Based Education (OBE) yang dapat memenuhi kebutuhan antara mahasiswa dan industri sehingga lulusan dapat diserap oleh lapangan kerja dengan memiliki kompetensi keahlian yang profesional, kreatif dan unggul. Selain itu, sempat disampaikan dalam sambutan dari Perwakilan Penasehat Asprodi DKV, Drs Ahmad Adib Masruri, Ph.D., bahwa perlu menjadi perhatian bagi asosiasi menyusun strategi yang tepat guna menangani kesulitan SDM pengajar sementara dihadapkan dengan semakin tingginya minat untuk bersekolah di prodi  DKV, dan banyaknya pembukaan prodi DKV di berbagai daerah.

Dalam peresmian ini, diadakan juga diskusi yang membahas tentang saran-saran pemetaan kompetensi dosen DKV. Hal ini bertujuan untuk mempermudah kolaborasi antar dosen atau antar institusi anggota Asprodi, pembentukan kordinator wilayah, pembentukan LAM dan LSP, dan wacana pembentukan ikatan sarjana DKV. Selain itu, terdapat beberapa permasalahan yang dikemukakan seperti kebijakan pemerintah mengenai standardisasi prodi melalui akreditasi, capaian pembelajaran, kuliah daring, pemetaan kepakaran, lintas kebijakan di beberapa kementerian, dsb. Keseluruhan saran dan masalah diakomodir oleh pengurus dan menjadi catatan khusus untuk dibahas dalam Musyawarah Nasional Asprodi DKV 2020.

Dr. Dendi Pratama, sebagai Ketua Bidang III Pengembangan SDM Pengurus Pusat Asprodi DKV, sempat memetakan peta penelitian Program Studi DKV di Kemenristekdikti yang lalu, dimana terdapat banyak potensi penelitian berbasis seni dan desain yang sangat strategis untuk Indonesia ke depan terutama potensi pengembangan ilmu pengetahuan, potensi penelitian lintas ilmu dan potensi pengembangan SDM yang unggul dan kreatif.

Di akhir acara, semua anggota Asprodi DKV sepakat untuk secara konsisten dan intensif membangun komunikasi dan bergerak bersama, untuk memajukan ilmu desain komunikasi visual yang lebih kreatif, inovatif dan berguna bagi masyarakat banyak, serta mampu berdayaguna di tengah arus global digital saat ini dan yang akan datang. Sehingga untuk mencapai keberhasilan Asprodi DKV Indonesia ke depan akan menjadi tanggung jawab bersama dan kerja keras antara pengurus pusat dan pengurus wilayah Asprodi DKV dari 6 wilayah, demi mewujudkan visi dan misi Asprodi DKV Indonesia. “Kebersamaan dalam perbedaan warna” menjadi semangat dan energi yang tiada henti dari Kepengurusan Asprodi DKV Indonesia Periode 2019-2024. (*)

Sumber: umn.ac.id